5 Sumber Tata Tertib Hukum di Dalam Negara Republik Indonesia

Negara Republik Indonesia adalah negara hukum. Tercipta agar keadilan sosial mampu tercipta di semua lapisan masyarakat. Tak peduli kaya miskin, jelata maupun pejabat, semuanya akan dihukum kalau bersalah dan terbukti.

Sumber Tata Tertib Hukum di Dalam Negara Republik Indonesia adalah sebagai berikut:

1. Pancasila.




2. Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945.


3. Dekrit Presiden 5 Juli 1959.


4. UUD 1945.





5. Supersemar.


Pancasila menempati urutan pertama karena memang Pancasila adalah dasar negara, cikal bakal terbentuknya negara Indonesia yang didirikan oleh para tokoh Indonesia dan rakyat dari Sabang sampai Merauke.

18 Nama Gelar Raja-Raja di Nusantara

Di negara Indonesia atau Nusantara pada zaman dahulu, kebanyakan orang menyebut seseorang dengan nama gelarnya, sangat jarang memanggil dengan nama aslinya.

Pada zaman kerajaan, banyak orang-orang penting atau pejabat kerajaan, bahkan sang rajanya memiliki sebutan gelar tersendiri. Gelar lebih dominan terdengar terdengar di telinga masyarakat.

Berikut ini ada delapan belas gelar raja-raja yang pernah menghiasi Nusantara.





1. Adipati Unus.


Bergelar Pangeran Sbrang Lor.

2. Amangkurat I.


Disebut juga dengan Sunan Tegal Arum.

3. Amangkurat II.

Disebut juga dengan Sunan Amral.

4. Amangkurat III.

Disebut juga dengan Sunan Mas.

5. Bhre Kertabumi.


Disebut juga Prabu Udara dan bergelar Brawijaya.




6. Mpu sendok.


Bergelar Sri Maharaja Sri Isyana.

7. Faletehan.


Disebut juga dengan Sunan Gunungjati, Fatahilla atau Maulana Hidayat Syarif (Syarif Hidayatullah).

8. Jayanegara.


Disebut juga dengan Kalagemet.

9. Jayakatwang.


Disebut juga dengan Jayakatung.

10. Jaka Tingkir.


Disebut juga dengan Adiwijaya atau Mas Karebet.

11. Ken Arok.


Bergelar Sri Rajasa.

12. Kertanegara.


Disebut juga dengan Joko Dolok.

13. Kertajaya.


Disebut juga dengan Dandang Gendis.

14. Raden Wijaya.


Bergelar Kertajasa Jayawardhana.

15. Raden Patah.


Disebut juga dengan Panembahan Jimbun atau Sultan Bintoro.

16. Raden Mas Said.


Bergelar KGPAA Mangkunegoro I.

17. Sutawijaya.


Bergelar Panembahan Senopati Ing Alaga Kalifatullah Sayidin Panatagama.

18. Sultan Agung.


Disebut juga dengan Mas Rangsang.

Itulah gelar-gelar, sebutan maupun nama lain dari orang-orang hebat sepanjang masa kerajaan di Nusantara yang tidak bisa kita lupakan.

2 Pabrik Alat-Alat Berat dan Diesel di Jawa Timur

Kota Surabaya sering disebut sebagai ibukota kedua setelah Jakarta. Dan Surabaya tersebut letaknya ada di provinsi Jawa Timur, Indonesia.

Jawa Timur selalu melakukan pembangunan yang terbilang cepat, salah satunya adalah dengan mendirikan pabrik-pabrik, sekolah-sekolah dan sebagainya.





Ada dua pabrik alat berat di Jawa Timur yang patut diperhitungkan, yang satu berada di kota Surabaya sendiri dan yang satunya lagi berada di kota Pasuruan.

Berikut ini 2 Pabrik Alat-Alat Berat dan Diesel di Jawa Timur.

1. PT. Barata, Suraaya, Jawa Timur.


Banyak menghasilkan mesin-mesin berat, misalnya adalah stoomwalls, mobil trailers dan sebagainya.




2. PT. Boma Bisma Indra, Surabaya dan Pasuruan Jawa Timur.


Mampu menghasilkan mesin-mesin diesel.

6 Sungai Terpanjang di Dunia Tiap Benua

Ada banyak kisah yang bisa kita pelajari dari sungai yang terpanjang di dunia ini. Salah satunya adalah mengenai betapa kisah Nabi Musa as, sahabat Umar ra dan sebagainya di sungai Nil.

Sungai memiliki arti penting bagi kehidupan manusia serta makhluk hidup lainnya. Pada zaman dahulu, manusia mandi, mencuci dan sebagainya di kali.

Begitu juga dengan hewan-hewan. Kalau kita lihat di televisi, hewan-hewan banyak meneguk air minum di sungai secara berkelompok maupun sendirian.

Namun sayangnya, kini sungai-sungai yang ada begitu buruknya, banyak limbah bertebaran tak terurus. Maka dari itu, alangkah baiknyaa kita selalu menjaga kebersihan sungai yang ada di sekitar kita.

Berikut ini nama sungai-sungai yang terpanjang di tiap benua yang ada di dunia. Adalah sungai nil yang paling panjang diantara sungai-sungai panjang lainnya.





Panjang sungai nil mencapai 6.695 kilometer.

1. Asia = Sungai Yangtse Kiang (5.472 km).

2. Eropa = Sungai Volga (3.675 km).






3. Afrika = Sungai Nil (6.695 km).

4. Amerika Utara = Sungai Mississippi - Misouri (6.051 km).


5. Amerika Selatan = Sungai Amazon (6.518 km).

6. Australia = Sungai Murray.

10 Buku-Buku Kuno dan Kitab Peninggalan Sejarah serta Pengarangnya

Buku-buku kuna atau kitab yang sangat fenomenal telah ditulis oleh para pujangga zaman dahulu. Karya agung mereka masih kita rasakan sampai sekarang.

Di sekolah-sekolah, banyak juga yang mengajarkan kepada muridnya, mengenai siapa saja para pengarang ternama tersebut. Bahkan dijelaskan juga pada zaman apa mereka hidup.

Di sini ada sebanyak sepuluh buku kuno atau kitab kuno yang sangat terkenal dan fenomenal, disertai pengarang dan hidupnya pada zaman kerajaan apa.

Berikut ini pengarang buku-buku kuno yang terkenal.

1. Kakawin Arjuna Wiwaha.

Dikarang oleh Empu Kanwa pada zaman Airlangga.

2. Kitab Arjuna Wiwaha.


Dikarang oleh Empu Tantular pada zaman Majapahit.

3. Kitab Sutasoma.


Dikarang oleh Empu Tantular pada zaman Majapahit.

4. Kitab Bharata Yudha.


Dikarang oleh Empu Sedah dan Empu Panuluh pada zaman Raja Jayabaya, Kediri.

5. Kitab Mahabharata.


Dikarang oleh Resi Wiyasa.

6. Kitab Negara Kertagama.


Dikarang oleh Empu Prapanca pada zaman Majapahit.

7. Kitab Ramayana.


Dikarang oleh Walmiki.

8. Kitab Smaradahana.


Dikarang oleh Empu Darmaja pada zaman Raja Kameswara I, Kediri.

9. Kitab Wedha Tama.

Dikarang oleh Mangkunegoro IV pada tahun 1853-1881.

10. Kitab Wulang Reh.

Dikarang oleh Pakubuwono IV pada tahun 1788-1821.

Itulah kitab-kitab kuno peninggalan kerajaan yang di Indonesia. Yang populer adalah kitab Bharata Yudha dan kitab Sutasoma. Kerajaan penyumbang terbanyak adalah kerajaan Kediri dan Majapahit.

6 Sekolah-Sekolah Luar Biasa di Indonesia

Sekolah luar biasa adalah sekolah yang lebih hebat dari sekolah biasa pada umumnya. Sekolah ini didirikan oleh pemerintah agar bisa mengentaskan kemiskinan.

Sekolah ini sering disingkat dengan nama SLB yaitu Sekolah Luar Biasa.

Dengan bersekolah, maka mereka akan menjadi pandai. Dan dengan kepandaiannya itu, mereka akan bisa memberikan hasil yang positif untuk dirinya sendiri maupun untuk negara.






6 Macam SLB di Indonesia


Apa nama sekolah luar bisa yang ada di Indonesia tersebut? Dan dimana pula letak dan lokasinya?

1. SLB Tuna Laras di Medan.


2. SLB Tuna Rungu di Sumedang.

3. SLB Tuna Netra di Yogyakarta.

4. SLB Tuna Daksa di Ujung Pandang.

5. SLB Anak Nakal Wonosobo di Tangerang.

6. Rehabilitasi Centrum (RC) di Surakarta.

5 Kategori SLB






Sedangkan bagian-bagian sekolah luar biasa dapat dibagi menjadi lima kategori, yaitu:

1. SLB bagian A untuk penyandang cacat tuna netra.

2. SLB bagian B untuk penyandang cacat tuna rungu.

3. SLB bagian C untuk penyandang cacat tuna netra grahita (sangat bodoh).

4. SLB bagian D untuk penyandang tuna daksa (cacat anggota).

5. SLB bagian E untuk tuna laras (nakal).

11 Nama Balai-Balai Penelitian dan Lokasinya di Indonesia

Balai penelitian adalah suatu tempat untuk meneliti sesuatu, misalnya adalah kulit. Dengan tujuan akan memberikan manfaat yang lebih dari barang yang diteliti tadi.

Di Indonesia sendiri, hingga sekarang ada sebelas tempat atau balai penelitian yang tersebar di seluruh nusantara. Tentu saja, daerah terbanyak adalah di daerah pulau Jawa.


Bukan apa, hal ini disebabkan karena di pulai jawalah letak ibukota negara yang banyak dihuni oleh orang-orang yang memiliki kepandaian lebih tinggi.





Berikut ini sebelas nama balai-balai penelitian yang ada di Indonesia beserta tempatnya.

1. Balai penelitian kulit di Yogyakarta.

2. Balai penelitian batik di Yogyakarta.

3. Balai penelitian tekstil di Bandung.

4. Balai penelitian keramik di Bandung.

5. Balai penelitian Tembakau di Klaten.






6. Balai penelitian gula di Pasuruan.

7. Balai penelitian Padi di Bogor.

8. Balai penelitian Perikanan di Ambon.

9. Balai penelitian perikanan laut di Kota Baru.

10. Balai penelitian bahan bangunan di Bandung.

11. Balai penelitian Bintang di Lembang.

Itulah kesebelas balai penelitian yang ada di Indonesia. Dan tempat terbanyak ada di kota Bandung yang menyediakan balai penelitian untuk tekstil, keramik, dan bahan bangunan.

Kota kedua dihuni oleh kota Yogya dengan menyediakan balai penelitian untuk kulit dan batik. Sedangkan yang berada di luar pulau adalah kota Ambon sebagai balai penelitian perikanan.

4 Batas Negara Indonesia Dilihat dari Posisinya

Indonesia merupakan negara yang merdeka. Indonesia berbatasan dengan sepuluh negara tetangga, baik berupa batas darat maupun laut. Indonesia bebatasan dengan negara Malaysia, Papua New Guinea (PNG) dan Timor Leste.

Sedangkan batas lautnya, dengan negara India, Thailand, Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina, Palau, Papua New Guinea, Austalia dan Timor Leste.


Batas-batas Indonesia juga dapat dilihat dari posisinya, utara, selatan, barat dan timur, yaitu sebagai berikut:





1. Sebelah utara.

Berbatasan dengan Malaysia, Singapura, Palau, Filipina, dan laut Cina Selatan.

2. Sebelah selatan.

Berbatasan dengan Timor Leste, Australia, dan Samudra Hindia.


3. Sebelah barat.

Berbatasan dengan Samudra Hindia.






4. Sebelah timur.

Berbatasan dengan Papua Nugini dan Samudra Pasifik.

Itulah batas-batas letak negara Indonesia.
4 Sistem Peradilan Negara Indonesia

4 Sistem Peradilan Negara Indonesia

Norma hukum wajib dipatuhi dalam setiap aspek. Barangsiapa yang melanggar suatu aturan hukum akan dikenakan sanksi. Sanksi biasa disebut dengan hukuman.

Hukuman adalah suatu pengenaan dengan kekuasaan memaksa sesuatu yang tidak dikehendaki, tidak menyenangkan atas individu, sebagai imbnalan atas perbuatan yang dinilai melanggar norma hukum yang berlaku.

Sistem peradilan negara Indonesia terdiri dari:

1. Peradilan umum.

2. Peradilan militer.

3. Peradilan agama.

4. Peradilan tata usaha negara.

Itulah keempat sistem peradilan negara Indonesia.

5 Orang Ilmuwan Hebat Bidang Ilmu Pengetahuan Alam

Tahukah kalian, bahwa ada beberapa orang yang sangat hebat sepanjang masa. Beliau-beliau ini adalah ilmuwan yang mengembangkan pola-pola pengamatan dalam mempelajari ilmu pengetahuan alam.

Penyelidikan dan pengamatan, mereka lakukan demi ilmu pengetahuan alam yang melibatkan sejumlah proses, yang antara lain adalah mengamati, membuat referensi, dan mengomunikasikan.

Pengukuran merupakan suatu bagian dari pengamatan. Yaitu membandingkan besaran dengan besaran sejenis sebagai satuan, menghasilkan ukuran yang terdiri atas nilai dan satuan.

Mengukur ini pastinya menggunakan alat ukur yang sesuai dengan besaran yang diukur. Besarannya terdiri dari besaran pokok dan turunan.

Nah, dengan ketekunan mereka inilah maka ilmunya bisa kita nikmati sampai sekarang. Sebut saja ilmuwan yang bernama Galileo Galilei. Beliaulah ilmuwan pertama kali memperkenalkan metode pendekatan ilmiah di eropa.

Lalu siapa lagi imuwan hebat lainnya? Berikut ini lima ilmuwan hebat sepanjang masa yang terus menerus diingat oleh anak cucunya termasuk kita.

1. Robert Grosseteste (1170-1253).


Perintis teori ilmiah. Beliau memperkenalkan metode analisis, penggunaan pengamatan, percobaan, dan penyimpulan dalam membuat evaluasi ilmiah.
Beliau juga banyak mengacu pada pemikiran Platonis dan Aristotelian.





2. Francis Bacon(1560-1626).


Dikenal sebagai Bapak Ilmu Kealaman yang mempunyai ajaran bahwa kebenaran harus dengan menggunakan pengumpulan fakta sebanyak-banyaknya, kemudian baru menarik kesimpulan.
Metode induktif pertama kali diterapkan oleh Bacon.

3. Galileo Galilei (1564-1642).


Ilmuwan yang pertama kali memperkenalkan metode pendekatan ilmiah di eropa. Penemuannya yang terkenal adalah penelitian kembali terhadap teori Coppernicus tentang Heliosentrisme dengan menggunakan teleskop dan matematika.

Melalui pendekatan saintifiknya, ia berhasil menunjukkan bahwa teori geosentrisme yang dianut orang, ternyata salah dan tidak berdsasarkan pada pengamatan ilmiah.






4. Anthony Van Leeuwenhoek (1632-1723).


Penemu pertama kali mikroskop. Beliau melakukan penelitian di bidang IPA yang ditunjang dengan hasil penelitian.

5. Al-Kindi (796 M-..).


Beliau meneliti banyak obyek IPA, dan berhasil menjelaskan secara rinci proses kimia, seperti penyaringan dan penyulingan.

Itulah kelima ilmuwan hebat sepanjang masa dalam bida ilmu pengetahuan alam.

7 Ciri-Ciri Makhluk Hidup yang Perlu Diketahui

Siapapun yang hidup di dunia ini pasti memiliki ciri-ciri yang tgertera di bawah ini. Yang pasti, namanya makhluk hidup akan mengalami masa kecil hingga menjadi tua dan mati.

Sebenarnya ciri-ciri makhluk hidup ini sudah pernah diposting, namun jumnlahnya hanya ada lima ciri-ciri makhluk hidup. Sekarang diperluas lagi dengan memecahnya sehingga jumlahnya ada tujuh.






1. Bernapas.

Setiap kita bernapas, kita menghirup udara yang diantaranya adalah oksigen atau O2, dan mengeluarkan udara dengan kandungan karbondioksida lebih besar dari yang kita hirup. Kita dapat merasakan kebutuhan oksigen ini dengan cara menahan napas selama beberapa menit.

Apa yang akan terjadi pada kita?
Kita akan merasakan sesak sebagai tanda bahwa kita kekurangan oksigen.

2. Bergerak.

Kita dapat berjalan, berlari, berenang dan menggerakkan tangan, itu merupan salah sati ciri-ciri makhluk hidup. Kita dapat melakukan semua itu karena memiliki sistem gerak. Sistem gerak tersebut terdiri atas tulang, sendi, dan otot. Ketiganya bekerja sama membentuk sistem gerak.


3. Tumbuh dan berkembang.

Perhatikan saja tubuhmu. Apakah tetap kecil saja? Tentu tidak, kamu pasti akan tumbuh menjadi dewasa, tinggi dan bertambah tinggi. Proses inilah yang disebut dengan tumbuh.

Makhluk hidup lain juga mengalamni hal yang sama, hewan maupun tumbuhan.

4. Berkembang biak (reproduksi).

Kemampuan makhluk hidup untuk memperoleh keturunan disebut dengan berkembang biak. Berkembang biak bertujuan untuk melestarikan keturunan agar tidak punah.





5. Peka terhadap rangsangan.

Salah satu contohnya adalah mata kita akan menjadi silau ketika disoroti oleh lampu kendaraan bermotor. Ada kemampuan memberikan tanggapan terhadap rangsangan yang diterima.

6. Menyesuaikan diri terhadap lingkungan.

Kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan disebut dengan adaptasi.

Itulah ketujuh ciri-ciri makhluk hidup yang patut kita ketahui.
4 Nama Norma di Indonesia Serta Pengertian

4 Nama Norma di Indonesia Serta Pengertian

Tata kelakuan yang semakin kuat mencerminkan kekuatan pola kelakuan masyarakat yang mengikat para anggotanya. Bagi anggota masyarakat yang melanggar adat istiadat, maka ia akan mendapat sanksi sesuai dengan adat masing-masing.

Norma-norma tersebut mempunyai dasar yang sama, yaitu memberikan petunjuk bagi tingkah laku seseorang yang hidup di dalam masyarakat tersebut.

Apa saja nama-nama norma yang ada di Indonesia beserta pengertiannya? Barikut empat norma dilihat dari perbedaan-perbedaannya.






1. Cara (usage).

Norma yang menunjuk kepada satu bentuk perbuatan sanksi yang ringan terhadap pelanggarnya.

2. Kebiasaan (folksway).

Norma yang menunjukkan perbuatan yang dilakukan secara berulang-ulang dalam bentuk yang sama.





3. Tata kelakuan (mores).

Kebiasaan yang dianggap tidak hanya sebagai perilaku, tetapi diterima sebagai norma-norma pengatur.

4. Adat istiadat (customs).

Tata kelakuan yang menyatu dengan pola-pola perilaku masyarakat dan memiliki kekuatan mengikat yang lebih. Jika dilanggar, sanksi keras akan didapatkan dari masyarakat.

Lembaga sosial pada umumnya lahir berdasarkan nilai dan norma dalam masyarakat, untuk mewujudkan nilai sosial, masyarakat menciptakan aturan-aturan yang disebut dengan norma sosial yang membatasi perilaku manusia dalam kehidupan bersama.

Sekumpulan norma akan membentuk suatu sistem norma. Inilah awal mulanya lembaga sosial terbentuk. Lembaga sosial terbentuk dari nilai, norma, adat istiadat, tata kelakuan, dan unsur budaya lainnya yang hidup di masyarakat.

Categories

pengetahuan (585) Sejarah (150) Hewan (36) Batu Akik (24) Bahan Tambang (19) Tahukah Kamu (15) Islam (12) Hari Besar (11) Pramuka (10) Gunung (8) Laut (7) Bahasa (5) PBB (5) Alat Musik (4) Makanan (4) Pabrik (4) Singkatan (4) Baju (3) Biografi (3) Dongeng (3) Hukum Fisika (3) Anak (2) Bandara (2) Minyak (2) TNI (2) Bendera (1) Doa (1) Kerupuk (1) Kosmetik (1) Piala (1) Televisi (1)

Google+ Followers

Pengikut