Sby, Sabtu, 4 Juli 2026 - Ruana Sagita
Kota Mojokerto, yang terletak di Provinsi Jawa Timur, menyimpan sejuta cerita sejarah yang luar biasa. Kota yang pernah menjadi bagian dari kerajaan terbesar di Nusantara, Majapahit, ini memiliki asal-usul yang menarik untuk ditelusuri.
Dari era kejayaan Majapahit, masa kolonial Belanda, hingga kemerdekaan Indonesia, Mojokerto telah melewati berbagai fase penting dalam perjalanan sejarahnya. Artikel ini akan mengupas tuntas asal mula berdirinya Kota Mojokerto beserta perkembangan sejarahnya yang menakjubkan.
Letak Geografis dan Kondisi Awal
Kota Mojokerto terletak di jantung Provinsi Jawa Timur, sekitar 50 kilometer barat daya Surabaya. Secara geografis, kota ini berada di wilayah yang sangat strategis karena:
๐ Dekat dengan Situs Majapahit - Berjarak sekitar 10 km dari Trowulan, bekas ibu kota Kerajaan Majapahit
๐ Jalur Perdagangan - Terletak di jalur perdagangan penting antara Surabaya dan pedalaman Jawa
๐ Tanah Subur - Dikelilingi oleh tanah vulkanik yang subur dari Gunung Arjuno dan Gunung Welirang
๐ Sungai Important - Dilintasi oleh Sungai Brantas yang menjadi jalur transportasi penting
Era Kerajaan Majapahit (Abad 13-15)
Wilayah Penting Majapahit
Sejarah Mojokerto tidak dapat dipisahkan dari Kerajaan Majapahit yang berdiri pada tahun 1293 M. Wilayah yang sekarang menjadi Kota Mojokerto pada masa itu merupakan bagian penting dari kerajaan Hindu-Buddha terbesar di Nusantara.
Fakta Penting:
- Mojokerto berada di sekitar pusat pemerintahan Majapahit
- Banyak peninggalan arkeologis ditemukan di wilayah ini
- Candi-candi dan situs bersejarah tersebar di sekitar Mojokerto
Peninggalan Majapahit di Mojokerto:
๐️ Candi Wringin Lawang - Gapura candi bentar yang megah
๐️ Candi Brahu - Candi untuk upacara kremasi raja-raja Majapahit
๐️ Candi Tikus - Bekas tempat pemandian suci kerajaan
๐️ Makam Troloyo - Kompleks makam Islam tertua di wilayah Majapahit
Masa Transisi dan Kesultanan (Abad 15-17)
Runtuhnya Majapahit
Setelah runtuhnya Majapahit pada akhir abad ke-15, wilayah Mojokerto mengalami transisi kekuasaan. Pengaruh Islam mulai masuk dan berkembang di wilayah ini melalui:
Penyebaran Islam:
- Para wali dan ulama menyebarkan Islam di Mojokerto
- Terjadi akulturasi budaya Hindu-Buddha dengan Islam
- Mojokerto menjadi bagian dari Kesultanan Demak dan kemudian Mataram Islam
Era Kesultanan Mataram
Pada abad ke-17, wilayah Mojokerto berada di bawah kekuasaan Kesultanan Mataram Islam. Pada masa ini:
- Sistem pemerintahan disesuaikan dengan sistem kesultanan
- Perdagangan dan pertanian terus berkembang
- Mojokerto menjadi wilayah penting di jalur perdagangan Jawa Timur
Masa Kolonial Belanda (Abad 18-20)
Kedatangan VOC
Memasuki abad ke-18, Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) mulai memperluas pengaruhnya di Jawa Timur. Wilayah Mojokerto pun jatuh ke tangan Belanda.
Perubahan Penting:
- Sistem pemerintahan kolonial diterapkan
- Mojokerto dijadikan bagian dari keresidenan
- Pembangunan infrastruktur ala Eropa dimulai
Pembentukan Gemeente Mojokerto
Pada masa kolonial Belanda, Mojokerto mengalami perkembangan signifikan:
๐
Tahun 1918:
- Belanda membentuk Gemeente Mojokerto (Kotapraja Mojokerto)
- Ini merupakan cikal bakal Kota Mojokerto modern
- Sistem pemerintahan kota ala Eropa diterapkan
๐️ Pembangunan Infrastruktur:
- Jalan raya dibangun menghubungkan Mojokerto-Surabaya
- Stasiun kereta api didirikan
- Gedung-gedung pemerintahan bergaya Eropa dibangun
- Sistem irigasi untuk pertanian dikembangkan
Pusat Perdagangan dan Pertanian
Di masa kolonial, Mojokerto berkembang menjadi:
๐พ Pusat Pertanian - Terutama tebu, padi, dan tembakau
๐ญ Industri Gula - Banyak pabrik gula didirikan di sekitar Mojokerto
๐ Pusat Transportasi - Jalur kereta api dan jalan raya
Masa Pendudukan Jepang (1942-1945)
Perubahan Pemerintahan
Ketika Jepang menduduki Indonesia pada tahun 1942, Mojokerto pun berada di bawah kekuasaan Jepang. Pada masa ini:
- Nama-nama Belanda diganti dengan nama Indonesia
- Sistem pemerintahan disesuaikan dengan kebutuhan perang Jepang
- Rakyat dimobilisasi untuk kepentingan perang
Dampak Pendudukan Jepang:
Ekonomi:
- Produksi pertanian difokuskan untuk kebutuhan perang
- Kondisi ekonomi rakyat sulit
Sosial:
- Pendidikan dan pelatihan militer diberikan kepada pemuda
- Semangat nasionalisme semakin tumbuh
Era Kemerdekaan dan Pembentukan Kota Mojokerto
Proklamasi Kemerdekaan
Setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, semangat kemerdekaan juga menyebar ke Mojokerto. Para pemuda Mojokerto turut serta dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan.
Pembentukan Kota Administratif
๐
Tahun 1952:
- Pemerintah Indonesia membentuk Kota Administratif Mojokerto
- Status ini merupakan langkah menuju kota otonom
- Pemerintahan kota mulai ditata sesuai sistem Indonesia
Perjuangan Mempertahankan Status Kota
Pada masa revolusi fisik (1945-1949), Mojokerto juga mengalami:
- Pertempuran dengan pasukan Belanda yang ingin kembali
- Peran aktif dalam perjuangan kemerdekaan
- Kerusakan infrastruktur yang harus dibangun kembali
Penetapan Sebagai Kota Madya (1966)
UU No. 6 Tahun 1966
Sejarah penting Kota Mojokerto terjadi pada tahun 1966:
๐
22 Juni 1966:
- Diterbitkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1966
- Kota Administratif Mojokerto ditingkatkan statusnya menjadi Kota Madya Mojokerto
- Ini merupakan tonggak penting dalam sejarah pemerintahan kota
Isi UU No. 6/1966:
- Menetapkan Mojokerto sebagai kota madya
- Memberikan otonomi dalam pemerintahan
- Menetapkan batas-batas wilayah kota
Perubahan Nama
๐
Tahun 1999:
- Berdasarkan UU No. 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah
- Istilah "Kota Madya" diganti menjadi "Kota"
- Kota Madya Mojokerto berubah menjadi Kota Mojokerto
Struktur Pemerintahan Awal
Walikota Pertama
Setelah menjadi kota madya, Mojokerto dipimpin oleh:
Walikota Administratif:
- Dipimpin oleh Walikota Administratif sebelum 1966
- Setelah 1966 dipimpin oleh Walikota Madya
Struktur Pemerintahan:
- DPRD Kota Mojokerto
- Perangkat daerah yang mendukung pemerintahan
- Pembagian wilayah kecamatan dan kelurahan
Perkembangan Wilayah Kota
Batas Wilayah
Kota Mojokerto memiliki batas wilayah yang strategis:
Utara: Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto
Timur: Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto
Selatan: Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto Barat: Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto
Selatan: Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto Barat: Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto
Pembagian Administratif
Kota Mojokerto terdiri dari:
- 3 Kecamatan: Magersari, Prajurit Kulon, dan Kranggan
- 18 Kelurahan yang tersebar di ketiga kecamatan
- Luas wilayah sekitar 16,47 km²
Warisan Sejarah dan Budaya
Peninggalan Bersejarah
Mojokerto kaya akan warisan sejarah dari berbagai era:
Era Majapahit:
- Candi-candi dan gapura kuno
- Situs arkeologis
- Makam-makam kuno
Era Kolonial:
- Gedung-gedung tua bergaya Eropa
- Stasiun kereta api bersejarah
- Jembatan-jembatan peninggalan Belanda
Budaya dan Tradisi
Masyarakat Mojokerto memiliki budaya yang khas:
๐ญ Kesenian Tradisional - Ludruk, wayang kulit, reog
๐ช Tradisi Lokal - Grebeg Suro, Festival Majapahit
๐ Kuliner Khas - Soto Mojokerto, onde-onde, wingko
Perkembangan Ekonomi dan Industri
Era Kolonial
Di masa Belanda, ekonomi Mojokerto bertumpu pada:
- Perkebunan tebu dan pabrik gula
- Pertanian padi dan tembakau
- Perdagangan hasil bumi
Era Modern
Saat ini, ekonomi Mojokerto berkembang di sektor:
- Perdagangan dan Jasa - Pusat perbelanjaan dan pasar tradisional
- Industri Kecil dan Menengah - Kerajinan, makanan, tekstil
- Pariwisata - Wisata sejarah dan budaya
- Pendidikan - Sekolah dan perguruan tinggi
Fakta-Fakta Menarik Kota Mojokerto
Fakta Sejarah:
✅ Kota Tua - Salah satu kota tertua di Jawa Timur
✅ Pusat Majapahit - Berada di jantung bekas kerajaan Majapahit
✅ Warisan Kolonial - Banyak bangunan bersejarah peninggalan Belanda
✅ Kota Pendidikan - Memiliki banyak sekolah dan institusi pendidikan
Fakta Geografis:
✅ Enclave - Kota Mojokerto sepenuhnya dikelilingi oleh Kabupaten Mojokerto
✅ Dataran Rendah - Berada di ketinggian 20-50 meter di atas permukaan laut
✅ Iklim Tropis - Suhu rata-rata 25-32°C
Fakta Demografi:
✅ Populasi - Sekitar 130.000 jiwa (2026)
✅ Suku - Mayoritas Jawa
✅ Agama - Islam mayoritas, diikuti Kristen, Katolik, Hindu, Buddha
Tokoh-Tokoh Penting dalam Sejarah Mojokerto
Era Majapahit:
- Raden Wijaya - Pendiri Majapahit
- Hayam Wuruk - Raja terbesar Majapahit
- Gajah Mada - Mahapatih dengan Sumpah Palapa
Era Kolonial:
- Para bupati dan pejabat Belanda yang membangun infrastruktur
- Tokoh-tokoh pergerakan nasional dari Mojokerto
Era Kemerdekaan:
- Para pejuang yang mempertahankan kemerdekaan
- Walikota-walikota yang membangun kota
Mojokerto Masa Kini dan Masa Depan
Pembangunan Infrastruktur
Kota Mojokerto terus berkembang dengan:
- Pembangunan jalan dan jembatan
- Pengembangan fasilitas publik
- Modernisasi pasar tradisional
- Pembangunan pusat perbelanjaan
Pariwisata Sejarah
Mojokerto mengembangkan potensi wisata:
- Wisata Sejarah - Situs-situs Majapahit
- Wisata Budaya - Festival dan tradisi lokal
- Wisata Religi - Makam-makam bersejarah
- Wisata Kuliner - Makanan khas Mojokerto
Visi ke Depan
Kota Mojokerto menargetkan menjadi:
- Kota yang modern namun tetap melestarikan sejarah
- Pusat pariwisata sejarah dan budaya
- Kota yang layak huni dan berkelanjutan
- Pusat pendidikan dan ekonomi di Jawa Timur
Tantangan dan Peluang
Tantangan:
⚠️ Pelestarian Sejarah - Menjaga situs-situs bersejarah dari kerusakan
⚠️ Urbanisasi - Mengelola pertumbuhan penduduk
⚠️ Infrastruktur - Meningkatkan fasilitas publik
⚠️ Ekonomi - Meningkatkan kesejahteraan masyarakat
Peluang:
✨ Pariwisata - Potensi wisata sejarah yang besar
✨ Budaya - Kekayaan budaya Majapahit
✨ Pendidikan - Pengembangan institusi pendidikan
✨ Industri Kreatif - Pengembangan ekonomi kreatif
Kesimpulan
Kota Mojokerto memiliki sejarah yang panjang dan membanggakan. Dari era kejayaan Majapahit, masa kolonial Belanda, hingga kemerdekaan Indonesia, Mojokerto telah melewati berbagai fase penting.
Perjalanan Sejarah Mojokerto:
๐ Abad 13-15 - Bagian dari Kerajaan Majapahit
๐ Abad 15-17 - Masa Kesultanan Islam
๐ Abad 18-1942 - Masa Kolonial Belanda (Gemeente Mojokerto 1918)
๐ 1942-1945 - Pendudukan Jepang
๐ 1945-1952 - Masa Revolusi dan Awal Kemerdekaan
๐ 1952-1966 - Kota Administratif Mojokerto
๐ 1966-Sekarang - Kota Madya/Kota Mojokerto (UU No. 6 Tahun 1966)
Warisan yang Harus Dijaga:
✅ Situs Sejarah Majapahit - Candi, gapura, dan peninggalan kuno
✅ Bangunan Kolonial - Arsitektur bersejarah peninggalan Belanda
✅ Budaya dan Tradisi - Kesenian dan kearifan lokal
✅ Nilai-Nilai Sejarah - Semangat perjuangan dan persatuan
Mojokerto adalah bukti nyata bahwa Indonesia memiliki sejarah peradaban yang agung. Dari kota inilah jejak-jejak kejayaan masa lalu masih bisa kita saksikan dan pelajari.
Mari lestarikan warisan sejarah Mojokerto untuk generasi mendatang!
Tags: #Mojokerto #SejarahMojokerto #KotaMojokerto #Majapahit #JawaTimur #SejarahIndonesia #KotaTua #WisataSejarah #Heritage #BudayaJawa #Indonesia