Pendiri Kerajaan Arab Saudi

Pendiri Kerajaan Arab Saudi

Penguasa tersebut adalah Raja Abdulaziz bin Abdelrahman Al-Saud, sang pendiri (1932-1963), diikuti oleh putra-putranya:

Raja Saud (1953-64), Raja Faisal (1964- Page 5 17 75), Raja Khalid (1975-82), Raja Fahd (1982- 2005), Raja Abdullah (2005-2015) dan penguasa saat ini, Raja Salman bin Abdulaziz.


pendiri kerajaan arab saudi

Pendiri Kerajaan Mataram Islam

Pendiri Kerajaan Mataram Islam

Pendiri Kerajaan Mataram Islam adalah Danang Sutawijaya atau lebih dikenal dengan gelar Panembahan Senopati.

Beliau mendeklarasikan berdirinya kesultanan ini pada tahun 1584 di Alas Mentaok (sekarang Kotagede, Yogyakarta) dan memerintah sebagai raja pertama setelah memisahkan diri dari Kesultanan Pajang pada tahun 1587.


pendiri kerajaan mataram islam

Pendiri Kerajaan Nataram Kuno

Pendiri Kerajaan Nataram Kuno

Pendiri Kerajaan Mataram Kuno (Kerajaan Medang) adalah Raja Sanjaya yang bergelar Rakai Mataram Sang Ratu Sanjaya.

Kerajaan ini didirikan pada awal abad ke-8, sekitar tahun 732 Masehi di Jawa Tengah.


pendiri kerajaan mataram kuno

Pendiri Kerajaan Kalingga

Pendiri Kerajaan Kalingga

Kerajaan Kalingga (abad ke-6/7 M) di Jawa Tengah didirikan oleh Prabu Wasumurti (594-605 M).

Namun sering kali diidentikkan dengan masa kejayaan Ratu Shima yang memerintah mulai tahun 674 M. Kerajaan Hindu-Buddha ini berpusat di pesisir utara Jawa Tengah, kemungkinan di sekitar Jepara.


pendiri kerajaan kalingga

Pendiri Kerajaan Samudera Pasai

Pendiri Kerajaan Samudera Pasai

Pendiri sekaligus raja pertama Kerajaan Samudera Pasai adalah Meurah Silu, yang setelah masuk Islam bergelar Sultan Malik al-Saleh (atau Malik as-Saleh).

Ia mendirikan kesultanan Islam pertama di Nusantara ini pada sekitar tahun 1267 M di pesisir utara Sumatra (Aceh Utara saat ini).


pendiri kerajaan samudera pasai

pendiri kerajaan Demak

pendiri kerajaan Demak

Raja pendiri Kesultanan Demak adalah Raden Patah (memerintah 1478–1518), yang juga dikenal dengan gelar Sultan Syah Alam Akbar I.

Ia mendirikan kerajaan Islam pertama di Jawa ini di wilayah Bintoro dengan dukungan Walisongo, dan diakui sebagai putra Prabu Kertabhumi (Brawijaya V), raja terakhir Majapahit.


pendiri kerajaan Demak

Pendiri Kerajaan Kediri

Pendiri Kerajaan Kediri

Pendiri sekaligus raja pertama Kerajaan Kediri (Panjalu) adalah Sri Samarawijaya, yang memerintah mulai tahun 1042 M. 

Beliau adalah putra Raja Airlangga dari Kerajaan Mataram Kuno yang menerima wilayah Panjalu (Kediri) setelah kerajaan dibagi dua guna menghindari konflik. Kerajaan ini berpusat di Daha dan berlatar belakang Hindu.

Pendiri Kerajaan Sriwijaya

Pendiri Kerajaan Sriwijaya

Pendiri Kerajaan Sriwijaya adalah Dapunta Hyang Sri Jayanasa.

Ia merupakan Maharaja pertama yang mendirikan kedatuan ini sekitar abad ke-7 (menurut Prasasti Kedukan Bukit tahun 683 M) dan memperluas wilayah melalui ekspedisi militer dengan membawa 20.000 prajurit.


pendiri kerajaan sriwijaya

Pendiri Kerajaan Kutai Martadipura

Pendiri Kerajaan Kutai Martadipura

Pendiri Kerajaan Kutai Martadipura (kerajaan Hindu tertua di Indonesia, berdiri sekitar abad ke-4 M di Kalimantan Timur) adalah Maharaja Kudungga.

Kudungga awalnya adalah seorang kepala suku lokal yang kemudian mengubah struktur pemerintahannya menjadi kerajaan.


pendiri kerajaan kutai martadipura

Pendiri Kerajaan Majapahit

Pendiri Kerajaan Majapahit

Kerajaan Majapahit didirikan oleh Raden Wijaya pada tahun 1293 Masehi.

Ia adalah menantu dari Raja Kertanegara (raja terakhir Singasari) dan memerintah sebagai raja pertama dengan gelar Sri Kertarajasa Jayawardhana.

Kerajaan ini berdiri di wilayah Hutan Tarik (Trowulan) setelah runtuhnya Singasari akibat pemberontakan Jayakatwang dan invasi Mongol.


pendiri kerajaan majapahit

Pendiri Taman Ismail Marzuki TIM

Pendiri Taman Ismail Marzuki TIM

Taman Ismail Marzuki (TIM) didirikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin, dan diresmikan pada 10 November 1968. 

Ide pendiriannya didasarkan pada gagasan sastrawan Ajip Rosidi untuk menyediakan pusat kesenian yang layak bagi seniman Jakarta. TIM dibangun di lahan bekas kebun binatang Cikini.

pendiri TMII

pendiri TMII

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) adalah milik negara Republik Indonesia, yang tercatat di bawah Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg).

Sejak April 2021, pengelolaannya diambil alih negara dan kini dioperasikan oleh PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko (PT TWC).


pendiri tmii

pendiri Demak

pendiri Demak

Pendiri Kerajaan Demak adalah Raden Patah (memerintah 1475–1518), yang juga dikenal sebagai Sultan pertama Kesultanan Islam pertama di Pulau Jawa ini.

Raden Patah adalah keturunan Raja Majapahit, Brawijaya V, yang mendirikan kerajaan dengan dukungan Wali Songo.


pendiri Demak

pendiri Taman Safari Indonesia

pendiri Taman Safari Indonesia

Taman Safari Indonesia didirikan oleh keluarga Hadi Manansang (bersama tiga anaknya: Jansen Manansang, Frans Manansang, dan Tony Sumampau).

Berawal dari latar belakang bisnis sirkus (Oriental Circus Indonesia), mereka mendirikan Taman Safari pada tahun 1980 di Cisarua, Bogor, dengan fokus pada konservasi satwa dan habitat aslinya.


pendiri taman safari indonesia

pendiri taman siswa

pendiri taman siswa

Taman Siswa didirikan oleh Ki Hajar Dewantara (Suwardi Suryaningrat) pada tanggal 3 Juli 1922 di Yogyakarta.

Sekolah ini didirikan sebagai perlawanan terhadap sistem pendidikan kolonial Belanda yang diskriminatif, dengan tujuan memberikan hak pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia.

pendiri taman siswa

Pendiri Candi Plaosan

Pendiri Candi Plaosan

Candi Plaosan dibangun oleh Raja Rakai Pikatan dari Dinasti Sanjaya yang beragama Hindu untuk permaisurinya, 

Pramodhawardhani (Sri Kahulunan) dari Dinasti Syailendra yang beragama Buddha pada abad ke-9. Candi ini didirikan sebagai bukti cinta dan wujud harmoni toleransi beragama di Mataram Kuno.

pendiri candi sewu

pendiri candi sewu

Candi Sewu dibangun pada abad ke-8 Masehi oleh Wangsa Syailendra, penguasa Buddha Mahayana di Jawa pada masa Mataram Kuno. 

Pembangunannya dimulai oleh Rakai Panangkaran dan berlanjut hingga masa pemerintahan Rakai Pikatan, menunjukkan kolaborasi dinasti. 

Secara legenda, candi ini sering dikaitkan dengan kisah Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso.

pendiri candi Kalasan

pendiri candi Kalasan

Candi Kalasan dibangun atas perintah Rakai Panangkaran dari Wangsa Syailendra pada tahun 778 Masehi, sebagaimana tercantum dalam Prasasti Kalasan.

Candi ini didirikan untuk menghormati Bodhisatwa Wanita atau Dewi Tara dan menjadi tempat ibadah umat Buddha, mencerminkan toleransi beragama yang tinggi pada masa Mataram Kuno.


pendiri candi kalasan

pendiri candi mendut

pendiri candi mendut

Candi Mendut dibangun oleh Raja Indra yang berasal dari Dinasti Syailendra. Pembangunan candi bercorak Buddha Mahayana ini diperkirakan berlangsung pada tahun 824 Masehi berdasarkan Prasasti Karangtengah. 

Dalam prasasti tersebut, Raja Indra menyebutkan pembangunan bangunan suci bernama Wenuwana (hutan bambu.

pendiri Candi Dieng

pendiri Candi Dieng

Candi Dieng didirikan oleh raja-raja dari Wangsa Sanjaya yang berasal dari Kerajaan Mataram Kuno. 

Kompleks candi Hindu beraliran Siwa ini diperkirakan dibangun antara abad ke-7 hingga abad ke-9 Masehi di dataran tinggi Dieng, Jawa Tengah, sebagai pusat kegiatan keagamaan. 
pendiri candi tikus

pendiri candi tikus

Candi Tikus adalah petirtaan peninggalan Kerajaan Majapahit yang dibangun pada abad ke-13 atau ke-14 Masehi, kemungkinan pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk. 

Candi ini berlokasi di Trowulan, Mojokerto, dan ditemukan kembali pada tahun 1914 di bawah tanah.

pendiri Candi Singosari

pendiri Candi Singosari

Candi Singosari dibangun sekitar tahun 1300 Masehi untuk menghormati Raja Kertanegara, raja terakhir Kerajaan Singasari yang mangkat pada 1292

Pembangunannya diinisiasi oleh Mahapatih Gajah Mada dari Majapahit, sesuai dengan penyebutan caitya (candi pendarmaan) dalam Prasasti Gajah Mada tahun 1351 M.

Pendiri Candi Penataran

Pendiri Candi Penataran

Candi Penataran, atau Candi Palah, didirikan pada tahun 1194 Masehi oleh Raja Srengga (Syrenggra).

Beliau yang bergelar Sri Maharaja Sri Sarweqwara Triwikramawataranindita Crengalancana Digwijayottungadewa dari Kerajaan Kadiri.

Candi ini berfungsi sebagai tempat pemujaan untuk menghindari bahaya letusan Gunung Kelud


pendiri candi prambanan

Pendiri Candi Borobudur

Pendiri Candi Borobudur

Candi Borobudur didirikan oleh Dinasti Syailendra (Wangsa Syailendra) yang bercorak Buddha Mahayana, khususnya pada masa pemerintahan Raja Samaratungga.

Pembangunan candi yang terletak di Magelang, Jawa Tengah ini diperkirakan dimulai sekitar akhir abad ke-8 atau awal abad ke-9 Masehi (sekitar tahun 770-842 M) sebagai pusat ziarah dan pemujaan Buddha.


pendiri candi borobudur

Pendiri Candi Prambanan

Pendiri Candi Prambanan

Candi Prambanan didirikan oleh Rakai Pikatan, raja dari Wangsa Sanjaya yang memerintah Kerajaan Mataram Kuno, sekitar tahun 850 Masehi.

Pembangunannya dilanjutkan oleh raja-raja penerusnya, termasuk Sri Maharaja Dyah Balitung, sebagai tanda kejayaan Hindu Siwa.

Candi ini dibangun untuk menandingi Candi Borobudur dan diresmikan berdasarkan Prasasti Siwagrha.


pendiri candi prambanan

jumlah provinsi di Indonesia tahun 2026

jumlah provinsi di Indonesia tahun 2026

Hingga April 2026, jumlah provinsi di Indonesia adalah 38 provinsi.

Penambahan ini terjadi setelah disahkannya empat provinsi baru di wilayah Papua (Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya) pada kurun waktu 2022-2023


jumlah provinsi di Indonesia tahun 2026

jumlah provinsi di Indonesia pada awal Kemerdekaan

jumlah provinsi di Indonesia pada awal Kemerdekaan

Jumlah provinsi yang dibentuk pada masa awal kemerdekaan Indonesia adalah 8 provinsi.

Penetapan ini diputuskan dalam sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tanggal 19 Agustus 1945 untuk memudahkan administrasi pemerintahan negara yang baru berdiri. 


jumlah provinsi di Indonesia pada awal kemerdekaan

jumlah kabupaten di pulau Madura

jumlah kabupaten di pulau Madura

Pulau Madura terdiri dari 4 kabupaten, yaitu Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.

Keempat wilayah ini berstatus kabupaten di bawah Provinsi Jawa Timur, bukan kota administratif/madya, dengan Pamekasan berfungsi sebagai pusat administrasi utamanya.


jumlah kabupaten di pulai Madura