Jumlah Kota di Pulau Sumatera

Kapan Kebun Binatang Surabaya Berdiri? Mengenal Sejarah KBS Sejak 1916

Sby, Juli 2026

Kapan Kebun Binatang Surabaya Berdiri? Mengenal Sejarah KBS Sejak 1916

Kapan Kebun Binatang Surabaya berdiri? KBS didirikan pada 31 Agustus 1916 oleh H.F.K. Kommer. Simak sejarah lengkap dan perjalanannya hingga kini!
Kebun Binatang Surabaya (KBS) merupakan salah satu destinasi wisata edukasi paling ikonik di Jawa Timur. Bagi banyak orang, terutama warga Surabaya dan sekitarnya, KBS bukan sekadar tempat rekreasi, tetapi juga simbol sejarah dan pelestarian satwa yang telah berusia lebih dari satu abad. 
Lalu, kapan Kebun Binatang Surabaya berdiri? Artikel ini akan mengulas secara lengkap sejarah berdirinya KBS dan perjalanannya hingga menjadi salah satu kebun binatang terbesar di Asia Tenggara.

Kapan Kebun Binatang Surabaya Berdiri?

Kebun Binatang Surabaya resmi didirikan pada tanggal 31 Agustus 1916. Tanggal ini menjadi tonggak penting dalam sejarah konservasi satwa di Indonesia. KBS didirikan oleh seorang jurnalis dan pengagum satwa asal Belanda bernama H.F.K. Kommer (Henri Francois Karl Kommer).
Pada masa itu, KBS dikenal dengan nama Vereeninging Soerabaische Planten-en Dierentuin, yang dalam bahasa Indonesia berarti "Perkumpulan Kebun Tumbuhan dan Binatang Surabaya" . Pendirian kebun binatang ini berawal dari hobi dan koleksi pribadi H.F.K. Kommer yang gemar mengumpulkan berbagai jenis satwa eksotis.

Sejarah Awal Berdirinya KBS

Visi H.F.K. Kommer

H.F.K. Kommer bukan sekadar jurnalis biasa. Ia memiliki passion yang mendalam terhadap dunia satwa dan konservasi. Berawal dari koleksi binatang pribadinya, Kommer memiliki visi untuk menciptakan sebuah tempat di mana masyarakat Surabaya dapat belajar dan mengenal berbagai jenis satwa, baik lokal maupun dari mancanegara .
Pada awal berdirinya, KBS memiliki misi ganda:
  • Sebagai sarana rekreasi dan edukasi bagi masyarakat
  • Sebagai pusat konservasi dan pelestarian satwa

Lokasi Pertama di Kaliondo

Saat pertama kali didirikan pada 31 Agustus 1916, KBS berlokasi di daerah Kaliondo (atau Kali Ondo), Surabaya . Lokasi ini dipilih karena strategis dan memungkinkan untuk pengembangan awal kebun binatang.
Namun, antusiasme masyarakat dan pertambahan koleksi satwa membuat lokasi di Kaliondo cepat terasa sempit. Hanya dalam waktu satu tahun, Kommer menyadari perlunya lahan yang lebih luas untuk menampung pertumbuhan kebun binatang ini.

Perpindahan Lokasi dan Pengembangan

Pindah ke Jalan Groedo (1917)

Pada 28 September 1917, atau sekitar satu tahun setelah berdirinya, KBS dipindahkan ke Jalan Groedo . Pemindahan ini dilakukan untuk memberikan ruang yang lebih memadai bagi satwa-satwa yang terus bertambah.

Pembukaan Resmi untuk Umum (1918)

Setelah pindah ke Jalan Groedo, KBS terus berbenah. Pada bulan April 1918, Surabaya Zoo akhirnya resmi dibuka untuk umum . Pembukaan ini menandai dimulainya era baru KBS sebagai destinasi wisata edukasi yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat.

Pindah ke Lokasi Permanen di Darmo (1920)

Perjalanan KBS belum berhenti. Pada tahun 1920, kebun binatang ini kembali berpindah ke lokasi yang sekarang menjadi tempatnya yang permanen, yaitu di kawasan Darmo, Surabaya .
Lokasi di Darmo dipilih karena beberapa alasan:
  • Lahan yang lebih luas untuk pengembangan jangka panjang
  • Akses yang lebih strategis di pusat kota
  • Lingkungan yang lebih kondusif untuk satwa dan pengunjung
Hingga saat ini, KBS masih menempati lokasi di Darmo dengan alamat Jalan Setail No. 1, Surabaya .

Pengembangan di Era Kolonial Belanda

Perluasan Lahan

Selama masa pemerintahan kolonial Belanda, KBS mengalami perkembangan yang signifikan. Pada tahun 1939, luas lahan KBS meningkat menjadi 15 hektare . Pertambahan luas lahan ini memungkinkan kebun binatang untuk:
  • Menampung lebih banyak koleksi satwa
  • Memberikan ruang yang lebih baik bagi kesejahteraan binatang
  • Membangun fasilitas yang lebih lengkap untuk pengunjung

Pembangunan Taman

Pada tahun 1940, selesai pembangunan taman dengan luas 85.000 m² yang semakin memperindah dan melengkapi fasilitas kebun binatang . Pembangunan ini menunjukkan komitmen pengelola untuk menciptakan lingkungan yang nyaman dan edukatif.

KBS di Masa Kemerdekaan

Transisi Pengelolaan

Setelah Indonesia merdeka pada tahun 1945, pengelolaan KBS mengalami transisi dari pemerintahan kolonial Belanda ke pemerintah Indonesia . Masa transisi ini membawa perubahan signifikan dalam:
  • Sistem manajemen dan operasional
  • Tujuan dan misi kebun binatang
  • Pendekatan terhadap konservasi satwa

Perubahan Fungsi dan Peran

Dari yang awalnya hanya sekadar tempat penampungan satwa eksotis koleksi pribadi, KBS kemudian dikembangkan fungsinya menjadi:
  • Pusat Edukasi: Tempat belajar tentang satwa dan ekosistem
  • Lembaga Konservasi: Berperan aktif dalam pelestarian satwa langka
  • Destinasi Wisata: Tempat rekreasi keluarga yang edukatif

Fakta Menarik KBS

Salah Satu Kebun Binatang Tertua di Indonesia

Dengan usia yang telah mencapai lebih dari 108 tahun (hingga 2024), KBS merupakan salah satu kebun binatang tertua di Indonesia, bahkan lebih tua dari Kebun Binatang Ragunan di Jakarta .

Koleksi Satwa yang Impresif

Hingga saat ini, KBS memiliki koleksi satwa yang sangat beragam, hampir mencapai 3.500 ekor binatang dari berbagai spesies . Koleksi ini mencakup:
  • Satwa endemik Indonesia (orangutan, komodo, harimau Sumatera, dll)
  • Satwa dari Afrika (gajah, singa, jerapah)
  • Satwa dari Asia dan benua lainnya

Salah Satu yang Terbesar di Asia Tenggara

Dengan luas lahan 15 hektare dan ribuan koleksi satwa, KBS diakui sebagai salah satu kebun binatang terbesar di Asia Tenggara .

Tantangan dan Transformasi Modern

Tantangan di Era Modern

Dalam perjalanannya, KBS menghadapi berbagai tantangan:
  • Kontroversi: Pada tahun 2010-an, KBS sempat mendapat julukan kontroversial "Death Zoo" karena beberapa insiden kematian satwa
  • Fasilitas yang Perlu Diperbarui: Infrastruktur warisan kolonial perlu terus direnovasi
  • Standar Kesejahteraan Satwa: Tuntutan standar internasional dalam perawatan satwa

Upaya Perbaikan dan Modernisasi

Meskipun menghadapi tantangan, KBS terus berupaya berbenah:
  • Renovasi Fasilitas: Peningkatan kualitas kandang dan fasilitas pendukung
  • Program Konservasi: Penguatan program breeding dan pelestarian satwa langka
  • Edukasi Publik: Peningkatan program edukasi untuk pengunjung
  • Kerjasama Internasional: Kolaborasi dengan lembaga konservasi internasional

Peran KBS dalam Konservasi Satwa

Sebagai lembaga konservasi modern, KBS memainkan peran penting dalam:
  • Pelestarian Satwa Langka: Program breeding untuk satwa terancam punah
  • Edukasi Masyarakat: Meningkatkan kesadaran akan pentingnya konservasi
  • Rehabilitasi Satwa: Perawatan satwa yang membutuhkan sebelum dikembalikan ke habitat
  • Penelitian: Mendukung penelitian ilmiah tentang satwa dan ekosistem

KBS Sebagai Warisan Sejarah

Keberadaan KBS selama lebih dari satu abad menjadikannya warisan budaya dan sejarah yang sangat berharga . Taman Satwa KBS merupakan peninggalan zaman Belanda yang masih bertahan dan terus berkembang hingga kini .
KBS bukan hanya sekadar kebun binatang, tetapi juga:
  • Saksi sejarah perkembangan Kota Surabaya
  • Ikon wisata Jawa Timur yang membanggakan
  • Pusat edukasi lintas generasi
  • Simbol konservasi satwa Indonesia

Masa Depan KBS

Ke depan, KBS terus berupaya untuk:
  • Meningkatkan standar kesejahteraan satwa sesuai standar internasional
  • Modernisasi fasilitas dan infrastruktur
  • Peningkatan kualitas SDM pengelola
  • Penguatan program konservasi dan breeding
  • Pengembangan program edukasi yang lebih inovatif
Dengan dukungan dari pemerintah, masyarakat, dan pihak terkait, KBS diharapkan dapat terus bertahan dan berkembang sebagai pusat konservasi, edukasi, dan rekreasi yang membanggakan.

Kesimpulan, Renungan

Jawaban atas pertanyaan kapan Kebun Binatang Surabaya berdiri adalah 31 Agustus 1916. Didirikan oleh H.F.K. Kommer dengan nama Vereeninging Soerabaische Planten-en Dierentuin, KBS telah melalui perjalanan panjang selama lebih dari 108 tahun .
Dari koleksi pribadi seorang jurnalis Belanda, KBS telah berkembang menjadi salah satu kebun binatang terbesar dan terpenting di Indonesia. Meskipun menghadapi berbagai tantangan, KBS terus berbenah dan berkomitmen untuk menjadi lembaga konservasi yang lebih baik.
Sebagai warisan sejarah dan budaya, KBS patut dijaga dan dilestarikan untuk generasi mendatang. Kunjungan Anda ke KBS bukan hanya sekadar rekreasi, tetapi juga bentuk dukungan terhadap upaya pelestarian satwa dan konservasi alam di Indonesia.
Keywords:
kapan kebun binatang surabaya berdiri, Kebun Binatang Surabaya, KBS, sejarah KBS, 31 Agustus 1916, H.F.K. Kommer, kebun binatang tertua Indonesia, taman satwa KBS, darmo surabaya, konservasi satwa surabaya
Semoga bermanfat ya.